menyalakan rokok ditangan
apa dipikir semua tak keruan
sampai di panggung
cuma seorang
dan ditemankan popcorn dan coke
tempat duduk paling hadapan
Sumpahan Puaka menjadi santapan
mata di skrin besar
tapi hati kelaut
entah kenapa
aku harap
esok akan pulih
cuma mampu menadah tangan
dan menggarap karya ini
oh tuhan
dengarkanlah doa hati kecil ini
No comments:
Post a Comment